Jumat, 30 April 2010

ORANG BODOH AKHIRNYA PEGANG PERANAN

1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang ga pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah dan selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.
4. Orang bodoh ga bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.
5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). Oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas.
7. Orang bodoh berpikir pendek, untuk memutuskan sesuatu dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.
8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, walhasil orang-orang pintar “meratap-ratap” kepada orang bodoh agar tetapdiberikan pekerjaan.
9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
11. Bill Gates (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group). Adalah orang-orang bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.
PERTANYAAN:
1. Jadi mending jadi orang pinter apa orang bodoh??
2. Pinteran mana antara orang pinter sama orang bodoh??
3. Mulia mana antara orang pinter apa orang bodoh??
4. Susah mana antara orang pinter apa orang bodoh??
Kesimpulan:

1. Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama ga sadar kalo dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
2. Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
3. Kata kunci nya adalah “resiko” dan “berusaha”, karena orang bodoh berpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil. Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut, dan mengabdi pada orang bodoh.
hehehehe…Thanks

BOS

Bila Boss tetap pada pendapatnya, itu berarti beliau Konsisten.
Bila Staff tetap pada pendapatnya, itu berarti dia keras kepala!
Bila Boss berubah-ubah pendapat, itu berati beliau fleksibel.
Bila Staff berubah-ubah pendapat, itu berarti dia plin plan!
Bila Boss bekerja lambat, itu berarti beliau teliti.
Bila Staff bekerja lambat, itu berarti dia tidak perform!
Bila Boss bekerja cepat, itu berarti beliau smart.
Bila Staff bekerja cepat, itu berarti dia terburu-buru!
Bila Boss lambat memutuskan, itu berarti beliau hati-hati.
Bila Staff lambat memutuskan, itu berarti dia telmi!
Bila Boss mengambil keputusan cepat, itu berarti beliau berani mengambil keputusan.
Bila Staff mengambil keputusan cepat, itu berarti dia gegabah!
Bila Boss terlalu berani mengambil resiko, itu berarti beliau risk taking.
Bila Staff terlalu berani mengambil resiko, itu berarti dia sembrono!
Bila Boss tidak berani mengambil resiko, itu berarti beliau prudent.
Bila Staff tidak berani mengambil resiko, itu berarti dia tidak berjiwa bisnis!
Bila Boss mem-by pass prosedur, itu berarti beliau proaktif-innovatif.
Bila Staff mem-by pass prosedur, itu berarti dia melanggar aturan!
Bila Boss curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti beliau waspada.
Bila Staff curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti dia negative thinking!
Bila Boss menyatakan sulit, itu berarti beliau prediktif-antisipatif.
Bila Staff menyatakan sulit, itu berarti dia pesimistik!
Bila Boss menyatakan mudah, itu berarti beliau optimis.
Bila Staff menyatakan mudah, itu berarti dia meremehkan masalah!
Bila Boss sering keluar kantor, itu berarti beliau rajin ke customer.
Bila Staff sering keluar kantor, itu berarti dia sering kelayapan!
Bila Boss sering entertaiment, itu berarti beliau rajin me-lobby customer.
Bila Staff sering entertaiment, itu berarti dia menghamburkan anggaran!
Bila Boss sering tidak masuk, itu berarti beliau kecapaian karena kerja keras.
Bila Staff sering tidak masuk, itu berarti dia pemalas!
Bila Boss minta fasilitas mewah, itu berarti beliau menjaga citra perusahaan.
Bila Staff minta fasilitas mewah, itu berarti dia banyak menuntut!
………and many more.
Bila Boss membuat tulisan seperti ini, itu berarti beliau humoris.
bila Staff membuat tulisan seperti ini, itu berarti dia:
1. Frustasi
2. Iri terhadap karir orang lain
3. Negative Thinking
4. Barisan sakit hati
5. Provokasi
6. Tidak tahan banting
7. Berpolitik di kantor
8. Tidak produktif
9. Tidak sesuai dengan budaya perusahaan
………and many more.
kapan yach gw jadi Boss ???? Amieeenn…….hehehehehehe…….

Kamis, 29 April 2010

Abuya Klaim Bakal Gantikan Presiden SBY !! mengaku penyebab TSUNAMI di ACEH pula !!! STRESS + SESAT ......???








BANDUNG- Selain mengaku mendatangkan tsunami di Aceh pada Desember 2004 silam, Abuya Asaari Muhamad At Tamimi, juga mengklaim bakal menjadi presiden Indonesia setelah SBY lengser.


Hal tersebut tertuang dalam buku berjudul Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamim (Satria Piningit) yang ditulis salah satu istri Abuya, Hatijah Aam.

“Tapi hari ini, ketika Abuya Asaari datang lagi dengan penyakitnya yang semakin parah, SBY sedang diancam kejatuhan. Lalu Abuya Asaari pun mencetuskan kejutan melalui buku ini. Karena mengaku dialah putra Bani Tamim atau Putra Bani Hashim atau Satria Piningit. Dan dialah bakal Presiden Indonesia setelah ini,” tulis Hatijah pada Bab VI buku tersebut.

Masih bab yang sama di halaman 52 dan 53, dituliskan jika Abuya berniat mengislamkan Indonesia. Dia juga yakin jika Indonesia akan bisa diislamkan di bawah kepemimpinan Satria Piningit, yang tak lain dia sendiri.

Abuya dijelaskan pernah ke Indonesia, tepatnya ke Wonosobo, saat Presiden SBY sedang berjaya. Namun buku itu tidak menjelaskan waktu kedatangan Abuya ke Indonesia.

“Apa pun yang terpenting, saya sarankan kepada semua pembaca supaya tunggu dan lihatlah nanti. Kalau saya dapat membuktikan dengan izin Allah sehingga terjadinya Malaysia dan Indonesia itu negara Islam dengan saya pemimpinnya, maka itulah bukti terbesar saya adalah Putra Bani Tamim. Jika tidak, maka tidaklah,” ujar Abuya seperti ditulis Hatijah di halaman 60.(ful)




sumber :http://news.okezone.com/read/2010/04/26/340/326565/abuya-klaim-bakal-gantikan-presiden-sby

[PIC & Video] Film 'Cowboys in Paradise' : Kisah Pemuda Kita 'Nunggang' Kuda Putih .. (GIGOLO Version)




Offended Bali Officials Investigating Director Of Controversial ‘Gigolo’ Documentary


Quote:
Originally Posted by packyu View Post
neh gan film dokumenter yg aslinya


Ini dia Video 'Cowboys in Paradise'

Kuta. Stung by the new documentary “Cowboys in Paradise,” which examines the phenomenon of “Kuta Cowboys” — gigolos working Bali’s beaches and bars — Bali Governor Made Mangku Pastika said on Tuesday that he would investigate whether the director had the necessary permits to film on the island.

The former Bali Police chief expressed disappointment at the documentary, which he claimed only focused on the negative side of the Island of the Gods.

“I thank Kuta’s residents who helped conduct raids against those they suspect of being gigolos,” Made Mangku said, referring to the questioning of 28 well-built men on the beach on Monday. “The main thing is, do not use violence.”

News of the documentary has spread across Web sites nationwide, and Bali Police spokesman Sr. Comr. Gde Sugianyar Dwi Putra confirmed that Bali Police were investigating it.

The film, completed last year after two years in production, premiered at the DMZ Documentary Film Festival in South Korea last Wednesday.

“We are still collecting some information because we have only seen part of the movie from YouTube. We haven’t seen the whole movie yet,” Sugianyar said, adding that police would coordinate with the supervisory body that issued filmmaking permits.

The film — which documents the relationships between foreign female tourists and male prostitutes, the “Kuta Cowboys” of the title — immediately touched a raw nerve, with Kuta Beach task force members raiding the beach.

Amit Virmani, the documentary’s director, said he has received hate mail and threats. In an interview with the Jakarta Globe (see story below) he said he was horrified at the reaction and hoped the film was not used as an excuse to victimize the beach boys.

Kuta traditional village chief Gusti Ketut Sudira acknowledged that “the gigolo phenomenon has been around for some time in Bali, maybe 20 years or so,” and said the footage of Kuta was genuine.

But he insisted that no “Kuta Cowboy” featured in the movie was local to the area. The director should be made to identify the men appearing, he insisted.

“The movie must contain a detailed explanation on who it actually is referring to as a gigolo,” he said. “I’m positive that most of them are outsiders, not residents of Kuta, as implied in the film.”

Unlike Amit Virmani, who did not seem to find any trouble identifying which of the scores of muscular men hanging out at Kuta beach could be gigolos, Gusti Ketut said it was difficult to identify them.

“This community conducts its activities in a secretive manner or through covers, like acting as a food or drink seller or providing other services on the beach he said. “Raids will continue. If we find anyone on the beach who has no business there, we will process them.”

Meanwhile, rules must be tightened on filming, he added.

“It is so easy to get permission to film the Kuta area. This is a valuable lesson to us. We will tighten such measures from now on. We will demand recommendations on which film crews can operate. We do not want this to ever happen again.”

http://www.thejakartaglobe.com/home/...mentary/371881


Selasa, 27 April 2010
Film Dokumenter Cowboys in Paradise di Bali Menuai Kecaman

Denpasar - Beredarnya film dokumenter Cowboys in Paradise di Bali berbuntut. Film tentang gigolo yang juga beredar di internet itu memancing kecaman karena pelaku film berdurasi dua menit itu menyebut-nyebut Pantai Kuta sebagai "surga gigolo".

Kepala Satgas Pantai Kuta Gusti Ngurah Tresna kemarin (26/4) mengatakan, beredarnya Cowboys in Paradise itu dikhawatirkan berdampak atas parawisata Bali. "Untuk mempersempit pergerakan gigolo itu, kami lakukan razia, " ujarnya.

Razia yang dilakukan sejak pukul 13.30 kemarin melibatkan puluhan petugas Satgas. Mereka menggaruk sedikitnya 20 pria tanpa identitas. Pemuda yang diketahui tiap hari mangkal di Pantai Kuta itu ada yang dari Lombok (NTB), Jakarta, Surabaya, Lamongan, Medan, Banyuwangi, dan Mojokerto. "Mereka akan kami serahkan ke Linmas setempat untuk didata lebih lanjut, " katanya.

Tresna menambahkan, razia kemarin juga bertujuan mendata pelaku praktik kerja gelap di Pantai Kuta. "Sejauh ini, semua yang melakukan aktivitas di sepanjang Pantai Kuta pasti terdata. Total penyedia jasa bagi wisatawan di Pantai Kuta 1.200 orang, " imbuhnya.

Film Cowboys in Paradise itu memang sempat membuat geram warga Bali, terutama Kuta. "Beredarnya film gigolo yang disyuting di Kuta itu tentu mencederai citra orang Kuta. Padahal, kemungkinan besar pelakunya bukan orang Kuta, " tutur Tresna.

Film dokumenter itu jadi pembicaraan karena dapat diunduh di internet. Di Pengguna internet bisa menyaksikan cuplikan film yang dibuka adegan perkenalan seorang pria dewasa di Pantai Kuta tersebut.

Setelah memberi salam, pria berambut panjang dan berkaca mata itu lantas menawarkan jasa untuk menemani seorang turis wanita asal mancanegara selama berlibur di Bali. Ada juga adegan aktivitas pria dewasa dan turis asing wanita di Pantai Kuta.

Cuplikan itu juga menampilkan potongan beberapa wawancara seputar gigolo di kawasan Pantai Kuta. Lokasi pengambilan gambar juga di kawasan wisata Pantai Kuta. Film itu disebutkan sebagai hasil bidikan Amit Virani, turis mancanegara yang berlibur ke Bali.

http://jawapos.co.id/halaman/index.p...ail&nid=130733


sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3973559